Selasa, 31 Agustus 2010

JIKA INI RAMADHAN TERAKHIR-ku

Jika aku tahu ini Ramadhan terakhirku, tentu siangnya aku sibuk berzikir, tentu aku tak akan jemu melagukan syair rindu mendayu, merayu kepada ALLAH Tuhan yang satu..

Jika aku tahu ini Ramadhan terakhirku, tentu akan aku kerjakan shalat di awal waktu, khusyuk lagi tawadhu, tubuh dan qalbu bersatu memperhamba diri menghadap Rabbul Jalil. Menangisi kecurangan pada janjiku “innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil ‘alamin” [sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku kuserahkan hanya kepada ALLAH Tuhan seru sekalian alam]..

Jika aku tahu ini Ramadhan terakhirku, tidak akan aku sia-siakan waktu walau sesaat, tak akan dibiarkan begitu saja waktu yang berlalu setiap masa, di setiap kesempatan juga masa yang terluang. Alunan Al-Quran akan kudendangkan, akan aku syairkan dengan indah hanya untuk-Mu..

Jika aku tahu ini Ramadhan terakhirku, tentu malam akan aku sibukkan dengan bertarawih, berqiyamullail, bertahajjud, mengadu, merintih, meminta belas kasih “sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU, tapi aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU ya ALLAH”..

Jika aku tahu ini Ramadhan terakhirku, tentu akan aku buru, aku cari suatu malam idaman yang lebih baik dari seribu bulan, tentu aku akan menyediakan batin dan zahir mempersiap diri, rohani dan jasmani menanti-nanti jemputan Izrail di kiri dan kanan lorong-lorong penuh ridho ALLAH Ar-Rahman..

Duhai ILAHI, jika ini Ramadhan terakhir untukku, jadikanlah ia Ramadhan paling berarti, paling berseri menerangi kegelapan hatiku, menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayang-Mu Ya ILAHI, yang akan mewarnai kehidupanku di sana nanti..


Minggu, 29 Agustus 2010

Yang Datang untuk Pulang..

Siapa yang bisa memaksa Tuhan atau mendikte-NYA dalam merumuskan keputusan dan alur hidup hamba-NYA? Tiada seorangpun, bahkan juga Rasulullah Muhammad. DIA Maha Berkehendak dan Mahapandai menyusun skenario hidup hamba-NYA. Lahirnya, rizkinya, jodohnya juga matinya..

Siapa juga yang bisa mengelak dari skenario hidup yang telah ditetapkan-NYA untuk hamba-NYA? Jeritan tangis yang menyayat dengan derai-derai air mata yang tak terbendung, kata-kata yang mendetak yang begitu mengharukan, juga rangkaian do’a-do’a yang panjang tak mampu juga menggeser skenario itu. Seperti do’a dan air mata Rasulullah saw. tak mampu juga menggeser jalan hidup paman tercintanya Abu Thalib yang tetap berada pada jalan kekafiran.

Lalu, adakah sikap yang lebih baik daripada pasrah dan berserah diri dengan semua keputusan itu? Adakah sikap yang lebih bijaksana daripada ridha dan rela dengan keputusan-keputusan Tuhan untuk hamba-NYA, sepahit apapun keputusan itu? Yah memang itu sikap yang terbaik, tapi memang, manusia harus MENYUSUN TENAGA dan KEKUATAN HEBAT untuk menghadapinya, karena itu bukanlah hal mudah. Tapi, itulah salah satu nilai yang akan diberikan Allah sebagai balasan dari kepayahan dan kerja keras hamba-NYA mempersiapkan diri dengan keikhlasan itu.

Siang itu, 26 Agustus 2010 datang sebuah kabar dari keluarga seseorang yang telah bertahun-tahun mengabdikan dirinya sengan setia pada keluargaku, seseorang yang berjasa besar dalam perjalanan pendidikanku, beliau mendapat musibah dengan kehilangan putri tercintanya. Sungguh kabar itu menjadi halilintar yang menggetarkan gendang telingaku juga keluargaku. Bagaimana tidak anak mungil itu sudah seperti keponakanku sendiri. Dan baru 2 minggu yang lalu ia pergi bersama keluargaku. Tiada terbayang di benakku, anak mungil itu terbaring di tengah-tengah rumah, dikelilingi semua keluarga dengan isak tangis yang tak bisa tertahankan. Tiada terbayang dibenakku bagaimana kondisi ibunya, seseorang yang telah mengandung dan berjuang dalam proses kelahirannya. Sang Bunda tiada lagi bisa merasakan pelukan hangat sang buah hati, bermain-main dan mencurahkan segala kasih sayangnya. Masa-masa itu terbayang begitu berat. Sungguh ingin sekali aku terbang dan pergi melihatnya untuk yang terakhir kalinya. Tapi sayang Bandung-Yogyakarta memang terpisah dengan jarak yang jauh. Ingat sekali saat dulu menyaksikan kepolosan dengan senyum lepasnya. Tapi sungguh, aku yakin bahwa Allah adalah sebaik-baik tempat kembali, dan disana anak mungil itu akan merasakan dengan nyata kasih sayang-NYA.

Banyak linangan air mata melepas kepergiannya, juga do’a-do’a yang terlantun dari hati untuk mengantarkannya menghadap Illahi. Perjalanannya di dunia tak begitu panjang. Dan sekarang ia akan sampai pada sisi Allah dengan selamat. Amin.

Dan semoga anak mungil itu bisa menjadi penolong orang tuanya di hari kiamat nanti.
Menurut Hadits Qudsi:
Allah SWT berfirman pada hari kiamat kepada anak-anak (yakni yang meninggal dunia selagi kanak-kanak atau keguguran):
"Masuklah kalian ke dalam surga!"
Anak-anak itu berkata: "Ya Rabbi (kami menunggu) hingga ayah ibu kami masuk."
Lalu mereka mendekati pintu syurga! tapi tidak mau masuk ke dalamnya.
Allah berfirman lagi: "Mengapa, Aku lihat mereka enggan masuk? Masuklah kalian kedalam surga!"
Mereka menjawab: "Tetapi (bagaimana) orang tua kami?"
Allah pun berfirman: "Masuklah kalian ke dalam syurga bersama orang tua kalian."
(Hadits Qudsi Riwayat Ahmad dari Syurahbil bin Syua�ah yang bersumber dari sahabat Nabi SAW)


Selamat jalan adik kecilku “Medina Salsabila Triatmoko”. Insya Allah engkau akan putih suci dan akan tetap semerbak sampai terminal akhirmu. Menghadap Allah dan memenuhi panggilan-NYA. Sebening cinta dan setulus do’a akan tetap tersemat dibatin kami terutama orang tuamu, meski engkau datang di tengah-tengah kami untuk pulang menghadap Illahi.

[Catatan seorang Ukhti..]

Jumat, 27 Agustus 2010

Apa kabar HATI-ku,??

Rabb..
Ketika hati ini mulai rubuh,
Engkaulah yang menjadi sandarannya.
Ketika hati ini mulai rapuh,
Engkaulah yang menjadi penyangganya.
Ketika hati ini mulai runtuh,
Engkaulah yang menjadi penopangnya.
Ketika hati ini mulai jenuh,
Engkau pula yang menjadi pelipurnya.

Indahnya jika hati ini selalu merasa diawasi oleh-Mu. Setiap masa ia
terjaga dari perilaku dosa. Setiap saat ia malu untuk berbuat maksiat.
Setiap waktu ia khawatir jika Pemiliknya cemburu. Ia juga takut jika
Pemiliknya marah dan meminta pertanggungjwabannya kelak.

“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya” (Al-Isra’[17]:36)

“Wahai hatiku,
siapa saja yang menghuni setiap bilikmu?
Nama siapa saja yang terukir di dinding-dindingmu?
Benarkah hanya ada Dia?
Atau sesak dengan nama-nama lain sehingga tak ada lagi ruang untuk-Nya? Rabb yang menggenggammu… “

“Wahai hatiku,
bagaimana suasana di dalammu?
Apakah ruang-ruangmu selalu terjaga kebersihannya?
Nyamankah ia?
Tenteramkah ia?
Sejukkah ia?
Atau barangkali, ia malah kotor, berdebu, kusam, gerah, sumpek, dan gelap?
Ah, kalau begitu siapa yang betah tinggal di situ?!”

“Wahai hati,
bagaimana keadaanmu?
Baik-baik sajakah? Sehatkah?
Atau jangan-jangan kau sedang sakit?
Segeralah berobat!
Jangan sampai penyakit itu menggerogoti dirimu yang semakin tak berdaya.
Virus-virus apa saja yang telah menjangkitimu?
Iri, dengki, hasud, sombong, riya’?
atau mungkin kau sedang terbuai dan terlena dengan sesuatu bernama cinta?
Cinta yang tidak pada tempatnya.
Cinta yang semakin menjauhkanmu dari-Nya, Pemilikmu!”
"dikutip dari message seorang teman"

Rasulullah SAW bersabda, “Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging. Yang mana bila ia baik maka baiklah seluruh badannya, dan bila buruk maka buruklah semuanya. Segumpal daging itu adalah hati.”

hati adalah amanah yang harus dijaga kesuciannya..
dan itu bukan hal yang mudah, di tengah-tengan janji iblis yang akan terus menyeret manusia dalam kesesatan..
tapi itulah yang justru akan menjadikan setiap perjuangannya terasa lebih bermakna, menjadikan kita semakin merasakan kebersamaan-NYA dalam setiap langkah hati kita..

Ya Rabb, hamba menyadari bahwa perjuangan itu tidaklah semudah menetapkan niat dalam hati..
tapi kebersamaan-MU selalu terasa dalam setiap aliran darah dan hembusan nafas ini..
bimbing hati ini untuk terus ada di cinta-MU ya Rabb..
karna mencintai-MU adalah anugerah maha indah dan dicintai-MU adalah keajaiban yang sempurna..
kumohon Ya Rabb rasa ini takkan pergi, karena aku terlanjur mengisi hatiku dengan mencintai-MU..

Rabu, 25 Agustus 2010

Surat CINTA untuk Sang Maha Pencinta

Ya Robbi..
izinkan aku mengungkapkan isi hatiku, menyimbahkan air mata penyesalan..
Izinkan aku melangkahkan kakiku menuju keridhoan-Mu, mengalunkan lagu kerinduan akan ampunan-Mu,
menorehkan tinta diatas kertas putih untuk mengharap cinta-Mu, cinta yang tak akan pupus ditelan masa,
tak akan lekang karena panas, tak akan luntur karena hujan. Cinta yang melahirkan sejuta asa, cinta yang membuat jiwa ini tenang, hati menjadi sejuk, lisan berucap kata indah penuh makna, bibir memperlihatkan senyum keikhlasan, tangan berayun dan berbuah kedermawanan..

Ya Robbi..
24 jam diriku menjalani aktivitas hidup yang sarat dengan godaan, cobaan dan tantangan
24 jam terasa hidup ini penuh dengan kesibukan yang berbau kemunafikan
24 jam hidup ini terasa hampa dari sentuhan lembut kejujuran
24 jam hidup ini gersang dari keteduhan pohon iman
24 jam pikiran berada ditengah persaingan dengan wajah-wajah garang tak bersahabat
24 jam hati ini dibawah cinta semu dan sesaat
24 jam serasa berada dalam penjara materialisme.

Ya Robbi..
kusadari kini, waktu telah mengajarkan kepadaku, dalam 24 jam begitu deras mengalir cinta-Mu kepada ku laksana air jernih dari hulu yang tidak akan pernah habis. Mulai pagi hari yang cerah hingga kegelapan malam menjemputku dan mengantarkan aku dipembaringan sesaat.
Kini kusadari betapa sayangnya Engkau kepadaku, melindungiku dengan sifat Al-Muhyii-Mu, mengasihiku dengan sifat Rahman-Mu, menyelimutiku dengan rahmat-Mu, tersenyum walau segala tingkah lakuku yang terkadang menyebalkan, menyapa lembut meski segala keangkuhanku yang tidak tau diri.

Menghiburku meski aku terus bersedih entah apa yang hilang dariku, bingung dengan apa yang ada dalam pikiranku, tidak bergairah walau tenaga masih dikandung badan. Capek rasanya diri ini setelah sekian lama berada dalam kegelisahan yang entah samapi kapan kan berakhir. Kini kucoba untuk meniti waktuku yang selama 24 jam aku lalui sebagaimana dalam 24 jam cinta-Mu tak pernah putus untukku.

Saat aku bangun dari tidurku di ambang pajar, terbayang olehku kesibukan hari itu dengan segala persoalannya, aku lupa padahal engkau telah menyapaku dengan lantunan merdu adzan subuh yang sesungguhnya kudengar dari segala penjuru menara masjid. Saat menjelang terbit sang surya, aku selalu sibuk dengan segala peralatan kuliahku, bahkan sesekali kesal plus ngomel karena salah satunya ada yang hilang, aku tidak sadar kalau pagi yang cerah itu dan dengan cinta-Mu, engkau telah isi diri ini dengan kekuatan tenaga yang siap untuk bergerak.

Ditengah perjalanan, saat kendaraan merduyun-duyun menjemput rizki-Mu, aku juga kesal dengan kemacetan yang menjadi pemandangan pagi yang menyesakkan nafas, aku lupa akan kesempatan yang engkau berikan kepadaku untuk sesaat menyebut nama-Mu, karena dengan cinta-Mu, Engkau selalu beri kesempatan untuk sejenak diam dan menyebut asma-Mu.

Sesampai ditempat tujuan, aku sibuk dengan segala persiapan memulai kuliah, yang mestinya ada kata alhamdulillah yang keluar dari lisanku setelah perjalanan yang telah engkau lindungi hingga aku selamat sampai ditemat tujuan, lagi-lagi aku lupa akan cinta-Mu.

Disaat menjelang istirahat siang, ada waktu sedikit yang aku miliki, tapi aku sibuk dengan HP, internet dan menerawang kedunia maya sambil asik tertawa, pikiranpun mulai membayangkan menu apa untuk makan siang in, dimana makannya, dengan siapa dan akan membahas topik apa. Padahal istirahat siang adalah kesempatan yang engkau berikan untuk men-charge kembali staminaku dengan sejenak menghadap-Mu, karena cinta-Mu, engkau salurkan energi baru setelah setengah hari keletihan, tapi waktupun habis untuk makan siang. dan sesaat untuk melaksanakan shalat.

Terasa jenuh dan sesaat berhenti, segera tanganku bergerak untuk membeli cemilan dan minuman agar tidak ngantuk. Aku lupa kalau al-quran yang ada disampingku siap menemaniku sepanjang hari agar aku tidak ngantuk, agar selalu ada tambahan poin pahala disela-sela kejenuhanku.

Kini aku bersiap-siap untuk pulang setelah seharian sibuk di kampus, terbayang dipikiranku saat pulang langsung istirahat. Aku lupa bersyukur kepada-Mu yang dengan cinta-Mu telah menghantarkanku bisa menjalani hidup satu hari dengan karya pikiran, tenaga dan waktu serta kesehatan yang telah Engkau karuniakan kepadaku.

Saat magrib tiba, pikiranku juga fokus pada frame time acara di televisi dengan segudang tayangan menarik, remote controlpun masih lengket ditelapak tangan seakan tidak mau lepas, padahal waktu kecil dulu, saat magrib aku selalu diajari untuk akrab dengan al-quran hingga datang waktu isya.

Malam mulai menyapa dan mata terasa lelah dan jenuh, terbayang empuknya kasur dan nyamannya ruangan ber-ac. Akupun membaringkan jasad lunglai ini diatas kasur dan lupa kalau Engkau telah memberikan segalanya untukku hari ini. Aku lupa bahwa engkau begitu cinta kepadaku hingga begitu besar perhatian-Mu kepadaku dan menginginkan aku sukses hari ini, sukses dunia kini telah ku raih, tapi bagaimana dengan akhiratku?

Dikeheningan malam, semua pikiran aku kumpulkan, semua yang aku miliki aku hitung, harta, keluarga, temani adalah buah cinta-Mu kepadaku, begitu tulus cinta-Mu hingga semua yang aku inginkan Engkau penuhi. Cinta yang terungkap lewat perhatian dan kenikmatan yang tak terhingga telah engkau buktikan, apa lagi yang kurang dari-Mu, tidak ada, tidak satupun yang kurang. Yang kurang adalah diri ini dengan segala kealpaan, sikap acuh dan terkadang angkuh, prilaku cuek dan tidak peduli, merasa cukup dan tidak tau balas budi, merasa terhormat dan kurang menghormati, seakan diri ini kekal dan abadi, lupa akan akhir dari kehidupan yang nisbi, lalai akan sang Pencipta yang maha sempurna ciptaan-Nya, maha mencintai yang tidak pernah pilih kasih, lupa akan kalau ending dari kehidupan adalah ajal yang terus mengintai setiap second, detik, setiap menit setiap jam dan seterusnya.

Ya Robbi..
yang maha mencintai, ampuni diri ini dengan segala kepongahan dan kedunguan, ampuni diri ini yang telah jauh dari cinta-Mu, kini telah tersadarkan akan segala kelembutan cinta-Mu, tak ada yang kuharap selain mengalirnya cinta-Mu kepadaku hingga aku bisa mencinta-Mu dengan segala yang aku mliki, harta, jabatan, kecerdasan, waktu, pikiran, keluargai dan masih banyak dari nikmat-Mu yang belum aku sadari. Aku ingin menjadi hamba yang bisa mencintai sebagimana yang telah engkau ajarkan kepada ku, aku ingin belajar menumbuhkan cinta dalam jiwaku yang telah diselimuti oleh cinta-Mu.
Terimalah cintaku yang akan aku buktikan dengan sujud tulus dan ruku ikhlas, airmata kerinduan akan ampunan-Mu, tangan yang menengadah penuh harap dan asa, terimalah surat cintaku lewat alunan ayat-ayat-Mu yang penuh makna, bimbinglah aku untuk selalu mengikuti prilaku rosul-Mu, semua aku lakukan sebagai pengabdian dari sisa waktuku yang entah tersisa berapa lama lagi.

Aku tidak ingin meninggalkan hidup ini tanpa cinta-Mu, tanpa ampunan-Mu, tanpa kasih sayang-Mu.
Sebagaimana firman-Mu ” Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik (QS. Attaubah : 24)

KATA HIKMAH Hari ini adalah salah satu milik Allah. Akankah milikNya ini akan kita kotori dengan perbuatan buruk ? pantaskah kita meminjamnya dengan salah ? (Kholid Bin Walid)





*diambil dari blog seseorang, tp lupa lagi..
semoga beliau yang menulis ini slalu ada dalam cinta-Nya, amiinn..
^^

Selasa, 24 Agustus 2010

Ketika Iblis Bertemu Rasullulah SAW

(Dari Muadz bin jabbal dari Ibn Abbas)
Ketika kami sedang bersama Rosululloh saw, di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba2 terdengar panggilan seseorang dari luar rumah : " Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk?" sebab kalian akan membutuhkanku.."

Rosulullah bersabda "Tahukah kalian,siapa yg memanggil?"
Kami menjawab "Hanya Allah dan RosulNYA yg lebih tahu".
Beliau melanjutkan "Itu Iblis laknat Allah bersamanya".
Umar bin Khattab berkata "Izinkan aku membunuhnya wahai Rosululloh".
Nabi menahannya "sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga akhir hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yg hendak ia katakan dan dengarkan baik-baik."

Ibnu Abbas RA berkata "pintu lalu terbuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi. bibirnya seperti bibir sapi."

IBLIS berkata "salam untukmu Muhammad,salam untuk hadirin semua."
Rosul saw menjawab "Salam hanya milik Allah SWT. Sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab "Wahai Muhammad, aku datang ke siini bukan atas kemauanku, namun krn terpaksa!"
Rasul Bertanya “Siapa yg memaksamu?”

Jawab IBLIS "Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata Allah SWT memerintahkanmu utk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggida manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaranKU, andai kau berdusta sekali saja, maka AKU akan jadikan dirimu debu yg tertiup angin."

“Oleh krn itu aku terpaksa mendatangimu. Tanyalah apa yg hendak kau tanya, jika aku berdusta aku akan di caci setiap musuhku. Tidak ada sesuatupun yg paling besar menimpaku kecuali daripada cacian musuh".


1. ORANG YG DI BENCI IBLIS
Kemudian Rosululloh bertanya kpd IBLIS "Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yg paling kau benci?”
Iblis menjawab" Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah makhluk Allah yg paling ku benci..!"
“Siapa selanjutnya?" “Pemuda yg bertaqwa yg memberikan dirinya mengabdi kpd Allah SWT
“Lalu siapa lagi?" “Orang Alim dan WARA' ( loyal terhadap agama)
“Lalu siapa lagi?” “Orang yg selalu bersuci (wudhu).”
“Siapa lagi?" “Orang fakir yg sabar dan tak pernah mengeluh kesulitannya kpd orang lain".

“Apa tanda kesabarannya?" “Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kpd orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang2 sabar".

“Selanjutnya apa?" “Orang kaya yg bersyukur..
"Apa tanda kesyukurannya..?" “Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya dan mengeluarkannya juga pada tempatnya."

“Orang spt apa ABU BAKAR menurutmu?" Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah,apalagi dlm Islam."
“UMAR BIN KHATTAB ?" “Demi Allah, setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur"
“USMAN BIN AFFAN ?” “Aku malu kpd org yg malaikat pun malu kpdnya".
“ALI BIN ABI THALLIB ?” “Aku berharap kpdnya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan akupun melepaskannya. Tetapi ia tak akan mau melakukan itu".
(Ali bin Abi Thallib selalu berdzikir terhadap Allah SWT) Amalan yg dpt menyakiti IBLIS.

"Apa yg kau rasakan jika melihat seorang umatku yg hendak shalat?" “Aku merasa panas dingin dan gemetar..!"

“Kenapa?" “Sebab setiap hamba bersujud 1x kpd Allah, Allah akan mengangkatnya 1 derajat.
"Jika umatku berpuasa?" “Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka"
"Jika ia berhaji?" “Aku seperti orang gila dan Jika ia membaca Alqur'an? Aku merasa meleleh laksana timah diatas api..!"
"Jika ia bersedekah?" Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dgn gergaji!"

“Mengapa bisa begitu?” “Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dlm hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antar dirinya dan api neraka dan sgala macam musibah akan terhalau dari dirinya."

"Apa yg dpt mematahkan pinggangmu?" Suara kuda perang di jalan Allah SWT.
"Apa yg dpt melelehkan tubuhmu?" Taubat orang yg bertaubat".
"Apa yg dapat membakar hatimu?" Istighfar di waktu siang dan malam".
"Apa yg dpt mencoreng wajahmu?"Sedekah yang diam-diam".
"Apa yg dpt menusuk matamu?" Shalat fajar".
"Apa yg dpt memukul kepalamu?" Shalat berjama'ah".
"Apa yg paling mengganggumu?" Majelis para Ulama".
"Bagaimana cara makanmu?" Dengan tangan kiri dan jariku".
"Dimanakah kau naugi anak2mu di musim panas?" Dibawah kuku manusia."Manusia yg menjadi teman Iblis"

Nabi lalu bertanya :
"Siapa temanmu wahai Ibis?" Pemakan Riba"
"Siapa sahabatmu?" Pezina
"Siapa Teman tidurmu?" Pemabuk
"Siapa tamumu?" Pencuri
"Siapa utusanmu?" Tukang sihir"
"Apa yg membuatmu gembira?" Bersumpah dengan cerai".
"Siapa kekasihmu?" Orang yg meninggalkan shalat jum'at"
"Siapa manusia yg paling membahagiakanmu?" Orang yg meninggalkan shalatnya dgn sengaja.
(IBLIS tidak berdaya di hadapan orang yg ikhlas..!)

Rosul SAW lalu bersabda" Segala puji bagi Allah yg membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu"
Iblis segera menimpali :"Tidak, tidak..tidak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir!"
Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tdk bisa melihatku?"

Demi yg menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua!
Baik yg bodoh maupun yg pintar.Yg bisa membaca maupun yg tidak bisa membaca..yang durjana maupun yg sholeh..kecuali hamba Allah yg ikhlas..!"

Nabi menyahut :"siapa orang yg ikhlas menurutmu?"
"Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bhw barang siapa yg menyukai emas dan perak dgn nafsu(loba) maka ia bukan orang yg ikhlas. Jika kau lihat seseorang yg tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bhw ia seorang yg ikhlas..maka aku meninggalkannya!
Selama seorang hamba masih menyukai harta, sanjungan, dan hatinya selalu terikat dgn kesenangan dunia yg berlebih2han, maka ia pasti sangat patuh kepadaku!"


2.IBLIS DIBANTU 70.000 ANAK-ANAKNYA.
Tahukah kau Muhammad, bahwa aku memiliki 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.Sebagian ada yg aku tugaskan utk mengganggu ulama, sebagian kpd anak-anak muda, sebagian kpd wanita-wanita tua, sebagian juga aku tugaskan menggnggu kpd para ZAHID.

Aku punya anak yg suka mengencingi telinga manusia hingga ia tidur pulas pada shalat berjamaah, tanpanya manusia tdk akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.

Aku punya anak yg senang berada di lidah manusia, hingga jika dia berbuat kebajikan, dia akan beberkan kpd manusia, hingga 99% pahalanya akan terhapus.

Pd setiap seorang wanita yg berjalan, anak2ku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandangnya..

Syaithan juga berkata: " keluarkan tanganmu" lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghias kukunya, mereka anak-anakku selalu menyusup dan berubah dari kondisi satu ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu lainnya utk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.

Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.

Tahukah kamu Muhammad? bahwa ada Rahib(pd zaman MUSA.as) yg telah beribadat kpd Allah selama 70 tahun. Setiap orang yg sakit datang kpdnya dan minta di doakan maka langsung sembuh seketika!
Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur!"

3. CARA IBLIS MENGGODA
Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?" Akulah makhluk pertama yg berdusta. Pendusta adalah sahabatku, barang siapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?" Aku bersumpah kpd Adam dan Hawa dgn nama Allah bhw aku benar2 menasehatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku.

Ghibah(gosip) dan Namimah(adu domba) kesenanganku..! Kesaksian palsu kegembiraanku!
"Orang yg bersumpah utk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun itu benar..!

Sebab barang siapa membiasakan dgn kata2 cerai, istrinya menjadi haram baginya.
Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak2 zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat : CERAI "


Wahai Muhammad, umatmu ada yg suka mengulur2 waktu shalat. Setiap ia hendak berdiri utk shalat, aku bisikkan kpdnya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia menundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu di pukulkannya ke mukanya(spt kain lap yg kotor)
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namu aku bisikkan ke telinganya 'Lihat kiri dan kananmu" ia pun menoleh. Pada saat itu kuusap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan 'shalatmu tidak sah'...

Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yg banyak menoleh alam shalat akan dipukul. Jika ia shalat sendirian, aku suruh ia utk bergegas. Ia pun shalat spt ayam yg mematuk beras.

Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dgn tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam atau meletakkannya sebelum imam.
Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.


Jika ia berhasil mengalahkanku, maka aku kan tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.
Dan iapun semakin taat kepadaku.

Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padanya "kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yg berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat..

Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan..!"

Wahai Muhammad! Jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu..!
Wahai Muhammad! Apa kau akan bergembira dgn umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam?


sumber : kaskus.us