Selasa, 15 Maret 2011

Sahabat..

Menurut kalian apa arti sahabat?? apa bedanya dengan teman??
Pasti setiap orang punya definisi yang berbeda tentang artinya..
Setiap orang pasti punya kriteria masing-masing untuk menyebutnya teman atau sahabat..
Atau mungkin ada juga yang menganggap bahwa teman dan sahabat itu sama..

Pada setiap masa dalam kehidupanku, selalu ada orang-orang yang memiliki kedudukan penting. Tentu saja itu adalah orang tua, kaka, adik, mbah putri, mbah kakung, pa'de, bude dan saudara-saudara lainnya. Tapi disini aku lebih tertarik membicarakan tentang sahabat. Yap, mereka adalah yang tidak memiliki ikatan darah dengan kita, yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, tapi ajaibnya mereka bisa jadi bagian terpenting dalam hidup seseorang..

Sejak kecil, sahabat memiliki ruang tersendiri dalam hatiku..
Mereka menempati ruangan-ruangan itu kebanyakan tidak bertahan lama, kenapa yah??
Mungkinkah karena aku yang gampang melupakan?? Atau mereka sendiri yang membuat ruangan-ruangan itu terkunci dan sulit untuk dibuka kembali?? Astaghfirullah.. bukan,, bukan..
ternyata semua itu hanya karena masalah waktu..
Mereka pergi satu persatu seiring dengan perputaran waktu dan secara tidak langsung mengharuskan memiliki kehidupan baru yang berarti juga ada kehadiran sahabat-sahabat dan aktivitas yang baru..
Memang sudah Sunatullah, setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan..
Tapi setiap kali perpisahan itu ada, ruangan-ruangan mereka selalu aku kunci rapat-rapat agar tidak ada yang menempati dan menggantikan posisinya..
Dan kuncinya slalu aku simpan agar ketika aku merindukan mereka, aku bisa masuk dan mengingat segala kenangan yang pernah kami lewati..

Dalam perjalanan persahabatan tentulah tidak akan mulus seperti yang setiap orang inginkan..
Perjalanannya mungkin akan dibumbui dengan banyak perbedaan pendapat, perbedaan visi dan misi, perbedaan cara pandang dan banyak perbedaan lainnya, tentu harus dimaklum karena kita bukanlah satu latar belakang yang dididik dengan cara pandang yang sama, kita hanyalah sekumpulan individu-individu yang berusaha untuk menyatukan beragam perbedaan..
Sulitkah?? TENTU SAJA SULIT..
Tapi seperti banyak orang bilang, semakin banyak rintangannya, ikatannya akan semakin kuat.. eummmmm..

Sahabat..
Mungkin dengan mudahnya kita dapat mencari definisi yang begitu indah, search aja di mbah google, banyak banget, ada yang mengungkapkannya dengan kata-kata puitis nan romantis, ada juga dengan kata-kata sederhana namun maknanya begitu kental terasa..
Tapi yang paling sederhana, sahabat itu adalah KEBUTUHAN JIWA..
heumm, tak ada satupun makhluk didunia ini yang tidak membutuhkan sahabat, bukan hanya manusia yang dianugerahi dengan akal, tapi makhluk lain pun memiliki kebutuhan yang sama.. Hanya saja banyak yang gengsi untuk mengekspresikan kebutuhan itu..

Dari sahabat kita dapat menemukan berbagai karakter, menemukan berbagai sifat manusia, seperti pelangi yang memiliki berbagai macam warna namun tetap indah terlihat. Begitu pula sahabat, berbagai macam perbedaan itu ada untuk saling melengkapi, untuk saling mengisi kekosongan-kekosongan yang ada pada sahabatnya yang lain..


Yang terasa paling sulit dari sebuah persahabatan ialah rasa untuk MENGERTI dan DIMENGERTI..
Sungguh sulit, itu pengalaman pribadi..
sulit memang menumbuhkan rasa itu, karena terkadang rasa egois justru jauh lebih besar.. Tapi jika memang persahabatan itu diniatkan karena-Nya, tentu DIA banyak memberikan kemudahan dan melunakkan hati kita.. Dan lagi-lagi itu pengalaman pribadi..
Aku benar-benar pernah merasakan bagaimana nikmatnya berukhuwah, bukan pernah tapi rasa itu bahkan terasa sampai saat ini, disetiap detik-detik perjalanan kehidupanku, aku merasakan kekuatan ukhuwah itu, merasakan kehadiran mereka, dan aku benar-benar bersyukur Allah telah menghadirkan mereka untukku..

Saat ini kami sedang menjalani kehidupan masing-masing, berjuang mewujudkan setiap mimpi yang pernah kami ceritakan bersama..
Berjuang di tempat yang berbeda, dipisahkan oleh jarak..
Dan aku tahu, dalam setiap detik, disetiap tetesan keringat, setiap kelelahan fisik dan pikiran kami, ada ridho-Nya, ada kekuatan ukhuwah kami yang akan menjadi pundi-pundi semangat..
Masing-masing dari kami adalah penghibur ketika ada yang terluka, penenang jiwa ketika ada yang kecewa, pembangkit keyakinan ketika dilanda keraguan, jalan kebahagiaan ketika ada yang gelisah dan cahaya harapan ketika ada yang berada dalam kegelapan..

Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui kelemahan kami masing-masing, lalu memberikan kekuatan..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui kelebihan satu sama lain, lalu memberikan dukungan..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui masalah yang ada, lalu memberikan bantuan dan pengertian..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui kesedihan yang dialami, lalu memberikan kegembiraan..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui cita-cita masing-masing dari kami, lalu memberikan semangat dan dorongan..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui kealpaan masing-masing diri, lalu memberikan peringatan dan petunjuk..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu ada saat bahagia dan tetap bersama saat berduka..
Bukan, bukan itu semua, mereka dan aku hanya manusia biasa, bukan seseorang yang sempurna, bisa salah dan tak selalu seperti yang kita inginkan. Jadi, saling menerimalah apa adanya..

"Ukhuwah yang terbina diantara kami biarlah seperti seuntai tasbih, ada awal tapi tiada akhir. Diciptakan untuk mengingat-Nya, disusun demi mengharap ridho-Nya"

"Ukhuwah adalah telaga bagi batin yang rindu akan cinta sejati, tempat jiwa berlabuh untuk saling menguatkan, memberi dan berbagi, didalamnya ada lantunan syahdu yang tulus, yaitu DO'A penuh cinta karna Allah.. Semoga Allah selalu mempersatukan jalinan ukhuwah ini, amin"


Suratan Tuhan kita disini menapaki cerita bersama
Cinta berkawan karna sehati dalam kasih Illahi
Tepiskan hal yang berbeda agar kisahmu teramat panjang
Simpan rapi harapan berkawan selamanya..


^Untuk MEREKA yang jauh dimata dekat dihati.. Bukan sesuatu yang berharga memang^

Senin, 14 Maret 2011

Penyakit yang sering dialami perempuan..

Nangisuitis
Penyebab : Akibat terlalu sensitif.
Tanda dan gejala : bibir cemberut, mata kedip-kedip, mata bengkak, sapu tangan banjir, hidung meler, sering mengurung diri.
Komplikasi : terserang penyakit Curhatitis A.
Pengobatan : Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba.

Curhatitis B
Tanda dan gejala : Bawaannya ingin bicara terus.
Komplikasi : rahasia orang lain bisa bocor, terkena Nangisuitis.
Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitis pada orang yang tepat, terutama pada Tuhan.

Shooping Syndrome
Tanda dan gejala : pengen jalan mulu, mata melotot.
Komplikasi : lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4(parah banget) dompet orang tua ikut menipis.
Pengobatan : Coba minum hematcold atau tablet PD (Pengendalian Diri).

Cerewetitis
Lebih parah dari Curhatitis B
Tanda gejala : bicara tidak mengandung titik koma, bicara muncrat.
Komplikasi : telinga tetangga bisa budek, dada orang-orang disekitarnya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus.
Pengobatan : Lebih sering minum pil dengar dan pengurangan dosis tablet bicara.

Lamanian Dandanotis
tanda gejala : Selalu ingin diam depan cermin, tangan kiri gatal-gatal ingin pegang sisir, tangan kanan kram-kram ingin teplok-teplok pipi menggunakan bedak.
Komplikasi : menor, telat, orang yang menunggu berkarat, gak kebagian makanan.
Pengobatan : Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Untuk pria minum Toleransipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum makan.

Cemburunotomy
Tanda gejala : muka lonjong, tangan mengepal, ahli menukik.
Pengobatan : minum obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, Pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.

Ngambekilation
Gejala : hampir sama dengan Cemburubotomy.
Pengobatan : Minum Sabaron dan Bersyukurinis.


Haduuhh, jadi perempuan itu unik yah..
Liat aja penyakit-penyakit yang sering dialaminya.. wkwkwkwkwk
^.^

Sabtu, 26 Februari 2011

Pembelajaran Luar Biasa

Bagaimana perasan kita saat menghadapi anak-anak yang tidak pernah bisa diam, suka berantem, ribut terus, cerewet??? pastilah sebagian besar kita merasa jengkel, sebel dan juga ingin marah. Kepala serasa ingin pecah dibuatnya..


heummm itulah yang aku rasakan sekitar setahun kebelakang, semenjak kepindahan ayah ke Palembang dan saat ini pindah lagi ke Banda Aceh itu semua menuntut ibu untuk pindah juga mendampingi ayah.. Maklumlah ayah aku adalah seorang TNI yang harus dengan rela kapanpun dan dimanapun ditugaskan.
Dan selama setahun itulah aku banyak belajar tentang kehidupan seorang ibu yang sesungguhnya, bagaimana cara mengurus rumah, mengurus adik, mengurus makan mereka, mengurus sekolah mereka. Haduuuuuhhh awalnya memang terasa amat sangat berat, terasa berat untuk seorang 'aku' yang tidak terbiasa jauh dari orang tua, dan dikenal sebagai 'anak manja'.

Diamanatkan untuk menjaga 2 adik laki-laki yang masih bersekolah di Sekolah Dasar..
Tentu banyak orang sudah tahu bahwa diusia seperti itu, mereka sering sekali mengekspresikan sesuatu dengan hal dan cara yang aneh, yang terkadang membuat jengkel..
Sering sekali, bahkan setiap hari, aku selalu belajar untuk menahan dan mengalahkan rasa jengkel itu, susah memang, heheheee *kakak macam apa ya aku????
sehari, dua hari, satu minggu, satu bulan bahkan sekarang sudah lebih dari satu tahun semua keadaan itu aku jalani, aku mulai terbiasa dengan semua itu.

Mulai terbiasa sebelum kuliah memandikan adik yang kecil untuk berangkat sekolah,
mulai terbiasa setiap hari mengurusi keuangan mereka,
terbiasa setiap hari lebih dari 5 kali ditelpon ibu untuk menanyakan keadaan rumah,
terbiasa juga setiap pulang kuliah ditelpon "pulang jam berapa?" "Ada rapat apa?" "Jangan pulang malem ya kasian adenya ga ada temen !"
terbiasa dan terbiasa dengan banyak hal lainnya.

Alhamdulillah, memang harus disyukuri kan?? hikshiks hheeeee
memang harus disyukuri karena secara tidak langsung Allah sudah memberikanku "training GRATIS", training buat apa coba?? ya buat jadi seorang IBU..
selain itu juga, semoga sedikit perjuanganku untuk menggantikan tugas ibu ini, bisa sedikit membalas berjuta bahkan bermilyar-milyar perjuangan ibu saat membesarkanku dulu, meskipun mungkin yang terbalaskan bisa diibaratkan dengan setetes air atau setetes airpun mungkin terlalu banyak..

Mungkin saja kenakalan-kenakalan adik-adikku itu adalah gambaran masa kecilku..
bisa jadi aku pun sejahil dan senakal mereka, bahkan mungkin lebih jahil lagi..
Bisa sedikit aku ingat, betapa menyenangkannya main lumpur, betapa menyenangkannya bermain sepeda sampai kaki lecet-lecet, betapa menyenangkannya bermain dengan semua perabot rumah tanpa berniat membereskannya lagi, betapa menyenangkannya bermain hingga baju putih pun bisa berubah menjadi hitam..
Andai saja bisa mengingat semuanya, mungkin keadaan seperti sekarang bisa lebih dimengerti.
Sayangnya, memoriku terbatas hingga sebagian besarnya telah menguap bersama waktu dan akhirnya aku terlalu banyak menuntut adik-adikku bersikap seperti orang dewasa dan memenuhi segala keinginanku

Anak-anak, betapapun dan seperti apapun mereka adalah tetap anak-anak. Mereka memiliki energi lebih dan imajinasi yang luar biasa dan kadang diluar apa yang dipikirkan orang dewasa. Mereka memiliki cara pandang yang berbeda dengan orang dewasa.


Semoga semua keadaan yang diamanatkan ini bisa menjadi pembelajaran dan bekal luar biasa, pembelajaran untuk menjadi kakak yang baik, pembelajaran menjadi sesosok wanita yang mandiri, pembelajaran menjadi anak yang berbakti, dan menjadi bekal yang akan aku bawa jika kelak diberi kesempatan untuk memiliki keluarga sendiri, hheee
semoga dan semoga, AMIN.. :))

Selasa, 22 Februari 2011

Untuk sahabatku "KR"..

Innalillahi wa inna ilaihi raaji'un
"Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali pada-Nya".

sungguh seperti mendengar halilintar yang begitu keras, menyayat hati dan membuat kaki ini lemas seketika..
"KEMATIAN" yah, siapa yang mengetahui akan kedatangannya.. tak ada kecuali DIA yang menggenggam nyawa manusia..
bagitu pula seperti apa yang dialami sahabatku, mendengar kematian orang yang sangat dikasihi, tentulah amat berat..
seperti tak ada firasat dan tanda apa-apa, tiba-tiba kabar mengejutkan itu seakan dengan hebat menggetarkan gendang telinga..
tapi itulah misterinya, bisa kapanpun, dimanapun dan dalam keadaan sehat pun, ia bisa datang..

tidak mudah memang untuk menyadari bahwa apa yang bukan menjadi hak kita tak perlu kita tangisi..
tapi menangis itu memang wajar, aku saja yang mungkin tidak berada di posisi seberat dia, airmata ini sulit untuk dibendung.
Padahal ketika pertama bertemu di rumahnya aku melihat dia begitu kuat, yah, seperti itulah seorang muslimah yang agama nya begitu kuat, ia bisa berusaha tegar dan slalu berusaha ikhlas atas ketentuan Rabb-nya..
meskipun aku tau dalam hatinya ia begitu terpukul..
tapi aku salut ia begitu bisa mengontrol emosinya, setidaknya dihadapan kami sahabat-sahabatnya..
aku salut akan kekuatannya, salut akan ketegarannya, salut akan kemampuannya untuk berusaha tidak meratapi kepergian ayah terkasihnya, itu semua karena ada ALLAH dihatinya, aku tau dia begitu yakin bahwa Allah adalah sebaik-baik tempat kembali..

kadang selalu terpikir untuk memposisikan diri pada posisinya,
Ya Rabb apa aku akan sekuat dia, apa aku bisa berusaha untuk tegar menerima semuanya???
mungkin jawabanya belum tentu..
itulah mengapa aku begitu salut pada sahabatku itu..

Sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat terguncangnya jiwa masih ada setitik cahaya dalam kalbu untuk merenung, bahwa sebaik-baik tempat kembali adalah 'DIA'. Sungguh sangat beruntung bila masih ada kekuatan untuk melangkahkan kaki menuju majlis-majlis ilmu, majelis-majelis dzikir yang akan mengantarkan pada ketentraman jiwa.
dan aku yakin itulah SAHABATku..

Selamat jalan pak. Insya Allah engkau akan putih suci dan akan tetap semerbak sampai terminal akhirmu. Menghadap Allah dan memenuhi panggilan-NYA. Sebening cinta dan setulus do’a akan tetap tersemat dibatin kami, meski engkau datang di tengah-tengah kami untuk pulang menghadap Illahi.
Sahabatku, kuat ya sayang..

lagu edcoustic ini mewakili apa yg sebenarnya ingin aku sampaikan padanya..

Dunia ini masih seluas yang kau impikan
Tak perlu kau simpan luka itu
Sedalam yang kau rasa

Memang ada waktu
Agar kau bisa kembali semula
Percayalah padaku
Kita kan bisa melewatinya

Jangan bersedih oh kawanku
Aku masih ada di sini
Semua pasti kan berlalu
Aku kan selalu bersamamu

Jalan hidup tak selamanya indah
Ada suka ada duka
Jalani semua yang kau rasakan
kita pasti bisa

Minggu, 23 Januari 2011

SIMPATI

Aku sempat membaca sebuah puisi yg isinya begitu menyentuh,, entah siapa yang membuatnya aku juga lupa dimana aku menemukan puisi ini, tapi siapapun yang membuatnya semoga Allah selalu melindungi dan menyayanginya, amiinn..



Wahai Ukhty…

Karena aku mencintaimu, maka aku ingin menjagamu

Karena aku mencintaimu, aku tak ingin terlalu dekat denganmu

Karena aku mencintaimu, aku tak ingin menyakitimu



Karena cintaku padamu,

Tak akan kubiarkan cermin hatimu menjadi buram

Tak akan kubiarkan telaga jiwamu menjadi keruh

Tak akan kubiarkan perisai qolbumu menjadi retak, bahkan pecah



Karena cinta ini,

Ku tak ingin mengusik ketentraman batinmu,

Ku tak ingin mempesonamu,

Ku tak ingin membuatmu simpati dan kagum,

Atau pun menaruh harap padaku.



Maka biarlah…

Aku bersikap tegas padamu,

Biarlah aku seolah acuh tak memperhatikanmu,

Biarkan aku bersikap dingin,

Tidak mengapa kau tidak menyukai aku,

Bahkan membenciku sekali pun, tidak masalah bagiku….



Semua itu karena aku mencintaimu,

Demi keselamatanmu,

Demi kemuliaanmu..


subhanallah..
smga 'dia' yang udah Allah siapin bwat aku = kaya gitu..
amiinn..
dan smga hati ini juga slalu terjaga untuk-Nya dan 'nya-nya' yang lainnya (yang halal tentunya)
^^

untuk anak gadisku..

Masa anak2 cuma sebentar..
Rasanya baru beberapa waktu yang lalu mamah melahirkan kamu,mengajari kamu berjalan,mengenalkan kamu pada lingkungan..

baru kemarin mamah menggendongmu dengan nyanyian2 merdu,matamu mengejap2 bahagia,tertawa bermain bersama mamah..


Baru saja mamah antar kamu masuk sekolah Taman Kanak-kanak..
Kamu genggam erat tangan mamah.. sangat erat hingga mamah dapat merasakan kekhawatiranmu berada di lingkungan baru,punya teman2 baru,belajar bernyanyi dan menari..


Rasanya baru kemarin nak,
tak terasa sekarang kamu sudah menjadi seorang gadis dewasa,
mamah tak pernah membayangkan akan secepat ini waktu berlalu..


Pada saatnya nanti kamu akan bertemu seseorang yg kamu sayangi selain mamah dan papah, kamu akan lebih memilih menghabiskan waktumu dengan org yg kamu cintai nak..

Tidak apa-apa,kami orang tua cukup memahami kondisi ini karena kami juga dulu pernah muda.. tapi hanya satu pesan mamah nak..


Pandai-pandailah membawa diri,diluar sana banyak sekali orang-orang yg tidak kamu kenal dengan baik..


Anak ku sayang,atas nama cinta dan sayang seorang perempuan bisa melupakan dosa atas suatu perbuatan.. jangan nak.. ada Allah yg Maha melihat..


Kenikmatan itu hanya sekejap engkau rasakan,hanya sebentar..
tapi akibat yg kamu tanggung adalah untuk seumur hidupmu.


Anak gadisku sayang..

kita ini perempuan,harus bisa menjaga kesucian diri,jika kita biarkan orang lain merenggutnya,maka derita itu akan kita bawa seumur hidup kita..


Berfikirlah panjang sebelum berbuat nak,semua ini mamah sampaikan karena mamah tak ingin anak mamah menderita, mamah ingin engkau bahagia..


sehingga jika Allah memanggil mamah kelak..
mamah dapat meninggalkanmu dengan senyum kebahagiaan..
:((

Jumat, 21 Januari 2011

Berani menCINTAi - berani meNIKAHi..

Berani Mencintai, Berani Menikahi. Yo, siapa yang siap????


Sadar gak ya, selama ini mudah kita mencintai.. Namun kita tak berani untuk mengambil langkah pasti?

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah merupakan persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya. Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar.. Lalu apa?

Kalau kita berani mencintai, sejatinya kita sedang belajar untuk bertindak dewasa. Mengapa? Karena MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani. Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya.

Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya? Harus ada ‘Komunikasi dua arah’, ‘Ada kerelaan mendengar kritik’, ‘Ada keikhlasan meminta maaf’, ‘Ada ketulusan melupakan kesalahan,dan Keberanian untuk mengemukakan pendapat’.

Sekali lagi, apa sudah selesai sampai disini saja dalam hal cinta-mencintai? Salah.


Ketika memutuskan untuk siap mencintai, selanjutnya kita harus bersiap memasuki pintu gerbang cinta yang sebenarnya. Ya. gerbang itu bernama PERNIKAHAN. MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.

MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuhnya cinta, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil……

MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kan diuji sejauh mana pembuktian cinta mereka yang sebenarnya.

Karena MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan kita. Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana kita bisa memahami orang lain…?? Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana kita bisa memperhatikan pasangan hidup…??

Karena MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk ‘Menerima’ apa yang ada dan apa adanya.

Siapa yang berani mencintai, maka harus bersiap untuk menikahi...


Bukankah dengan menikah, mereka akan disejajarkan Rasululloh SAW dengan mujahid fii sabilillah yang dijanjikan akan mendapat pertolongannya! Karena kata beliau, tiga golongan yang menjadi keharusan Alloh untuk membantu mereka adalah orang yang menikah untuk memelihara kesucian diri, budak yang hendak membayar kemerdekaan dirinya, dan orang-orang yang berperang di jalan Alloh. [HR Ahmad, Turmudzi, an-Nasa'i dan Ibnu Majah]


Tuh… Subhanallah khan? Nunggu apa lagi! Kalau udah siap lahir bathin, ikrarkan cinta dengan menikah saat ini! Jangan beraninya cuma bermain cinta sembunyi, diam-diam tapi gak punya nyali...
*Peace ^_^

[ini aku dapet dari message seorang kawan di FB]
Daisypath - Personal pictureDaisypath Happy Birthday tickers