Jumat, 08 Juli 2011

mamah..

Dalam derai air mata, dalam haru biru senandung cinta untukmu,
aku panjatkan sepenggal do'a atas menipisnya jarak antara jasad dengan kehidupan yang kekal itu..
Hari ini wanita terbaik dalam kehidupanku menambahkan 1 angka pada usianya..
itulah kau mamah..
semoga sisa umurmu selalu diberkahi..

Selalu bergetar diri ini, setiap kali mencoba mengingat-ingat BAKTI APA yang sudah aku usahakan untukmu, seseorang yang tlah begitu tulus melahirkan, mencintai, membesarkan hati, merawat raga dan menempa jiwaku..

50 tahun..
ketegaranmu dalam hidup adalah cerminan yang membuat kaki ini selalu mampu melangkah..


Mamah..
maafkanlah anakmu ini, karna sampai sekarang aku belum bisa membuatmu bangga..
belumlah bisa menjadi wanita sholehah seperti harapanmu..
maafkanlah aku karena terlalu banyak salah yang aku lakukan disetiap harinya..
maafkanlah karena ternyata menjaga sikap dan menjadi baik itu perlu perjuangan, dan sangat sulit..
aku selalu berharap TAK AKAN PERNAH menjadi pemberatmu ketika pertanggungjawaban di hadapan-Nya..

Mamah..
terimakasih tlah menjadi arsitek terbaik dalam hidupku,
yang tlah membangun tiang-tiang kekuatan untuk bekal perjalananku,
membangun dinding-dinding keikhlasan untuk mantapkan setiap langkahku,
melapisi atapnya dgn harapan tempat terindah disisi-Nya, agar aku tak pernah ragu berpijak,
dan terimakasih tlah kau suapkan manisan cinta dari piring-piring ketulusan,
yang menguatkanku dari pahitnya kehidupan . .

Mamah..
semoga Allah menerima senandung tasbih, takbir dan tahlilmu yang menggema di tiap malam,
semoga Allah mmberikan harga yang brlipat bagi tetesan keringatmu yg mengalir di tengah balutan terik matahari,
semoga Allah mencatat dan menggandakan balasan untuk setiap langkah-langkahmu meski dalam lelah dan sakit . .
dan semoga Allah tlah menyiapkan tempat terbaik bagimu di Syurga-Nya..

sekali lagi selamat ulang tahun mamah..
semoga usiamu slalu diberkahi-Nya..
aku yakin Allah akan senantiasa menjagamu saat terlelap maupun saat terjaga..
SETIAP SAAT..
^^



mamah sayang, aku menCINTAimu karena Allah..^^










^Ya Allah dekatkanlah ia pada syurga-Mu, sebagaimana ia selalu mendekatkanku pada-Mu^

Jumat, 03 Juni 2011

Calon Ibu Mertua..

Assalamu’alaikum Wr Wb..

Sebelum aku terus menggores kata dalam tulisan ini..
Ijinkanlah dengan segala kerendahan hatiku memperkenalkan diri terlebih dahulu
duhai calon IBU MERTUAKU..

Perkenalkanlah..
aku adalah wanita biasa dengan kepribadian yang teramat sangat biasa
dan akupun dari kalangan keluarga yang biasa saja…

Aku bukanlah Khadijah ra
istri tercinta Rasul, seorang wanita yang luar biasa dalam sejarah wanita islam dan wanita yang teramat mulia..
Aku bukanlah Aisyah ra
Seorang wanita yang utama dalam ketakwaannya..
Bukan pula Fatimah Az Zahra yang sangat utama dalam Ketabahannya..
Tidak pula seperti Zulaikha yang teramat sangat cantiknya..
Apalagi al Khansa yang sangat pandai mendidik mujahid – mujahid kecilnya..


Tapi..
Seperti yang sebelumnya aku utarakan, aku hanya wanita biasa ibu..
Dengan ketakwaan yang biasa..
Ketabahan yang tak seberapa..
Dan kecantikkankupun tak pantas di perhitungkan..

Namun ibu..
Aku adalah wanita akhir zaman
Yang punya cita – cita, menjadi wanita Sholehah…
Yang akan berusaha berbakti pada calon Suamiku..
dan juga padamu Calon Ibu mertuaku..
AKU BUKANLAH MUSUHMU yang hendak merebut perhatian dan kasih sayang anakmu..
Tapi aku akan menjadi rekanmu untuk memberikan kasih sayang pada anak tercintamu..
Dan kelak pada anak-anakku, calon cucu mu duhai ibu..

Engkau tak perlu khawatir ibu,…
Aku tak akan memonopoli perhatian anakmu,…
Tapi insya Allah aku akan menjadikannya lebih taat padamu..
Karena akan aku katakan padanya bahwa “engkau lah yang utama patut mendapat perhatiannya lalu aku”

Akupun tak akan marah jika engkau membantu mengatur rumah tangga kami..
Karena sebagai wanita yang baru menikah patutlah aku belajar darimu yang berlimbah pengalaman..
Dan engkau yang lebih tau keinginan anakmu..

Duhai, Calon ibu mertuaku..
Aku harap kita bisa menjadi rekan yang baik,
Karena pernikahan adalah membuka tabir rahasia antara aku dan anakmu…
Butuh banyak kesabaran untuk menghadapi banyaknya kejutan – kejutan dari perbedaan antara kami..

Aku berharap engkau dapat menjadi penasehat jika ku sedang dalam ke-alpaan…
Menjadi pendegar yang setia saat aku ingin berbagi….

Karena aku bukanlah siti hajar yang sabar dalam penderitaan….

Wassalamu’alaikum, Wr Wb..


Calon Menantumu..


Subhanallah, begitu indah suratnya..
akan ada kalanya, kelak , kita akan menjadi seorang istri, seorang menantu dan seorang ibu.. Insya Allah..
Dan kita akan memiliki orang tua yang baru..
Orang tua yang juga berhak mendapatkan kasih sayang dari kita..
Orang tua yang juga berhak kita jaga dan lindungi..
Orang tua yg juga wajib kita do’akan..
Otang tua yang akan membimbing kita dengan kesabaran ketika kita bersedih..
Orang tua yang akan kita rawat ketika ia terbaring sakit...
Orang tua yang akan kita bagi kebahagiaan ketika kita senang...
Orang tua yang juga akan kita cium tangannya dan selalu kita doakan di setiap shalat kita seperti orang tua kita sendiri...
Mungkin akan banyak hal yang terjadi nanti..
Proses pengenalan, saling mengasihi, saling membantu, hingga perbedaan pendapat..
Ketika seorang ibu, merasa cemas seorang anak laki - laki yang begitu disayanginya..
yang ia rawat sejak kecil dengan penuh perjuangan, peluh, canda, tawa dan kasih sayang...
Memohon izin untuk menyempurnakan separuh agamanya...
Yang mungkin kelak akan menghampiri istrinya untuk berbagi suka maupun duka, bukan lagi kepadanya..
Tentu perasaan takut kehilangan itu akan hadir dalam hatinya..
Tapi sebait kalimat yang ingin aku ucapkan untuk calon mertuaku kelak...

Jangan khawatir ibunda,ananda takkan pernah mengambilnya dari dekapanmu, bahkan ananda berharap bisa menjadi seorang anak yang dapat berbakti kepada ibunda kelak seperti kepada ibunda ananda sendiri, dan izinkanlah saat waktu itu tiba2, ananda dapat menjadi sahabat ibunda dalam membahagiakan laki - laki yang sama-sama kita cintai...

Jagalah Ia Ya Rabb..
Izinkanlah Hamba menjadi menantu yang shalehah dapat membuat Beliau Tersenyum kelak..

Kamis, 02 Juni 2011

renungan..

aku coba mengingat-ingat kembali beberapa kejadian akhir-akhir ini..
ada banyak sekali yang membekas..
aku terus menelusuri peristiwa demi peristiwa yang telah aku lewati..
terus menelisik dan dengan teliti coba memasuki masa-masa itu, coba merenungkan semuanya..
apa yang sebenarnya sampai membuat aku seperti ini..
terlalu banyak episode-episode bahagia yang aku lalui, terlalu banyak juga penggalan kegalauan yang menaungi hati..
aku terus dan terus mengusik gelombang jiwa yang melanda hati..

akhir-akhir ini harus aku akui imanku terkikis sedikit demi sedikit, serentetan ibadah yang aku lakukan juga sepertinya hanya rutinitas spiritual tanpa makna..
nurani ku sepertinya kurang peka untuk mengambil hikmah dari setiap kejadian, akibatnya serentetan kejadian itu hanya terlalui sia-sia..
bahkan aku seperti tidak mengenal diriku sendiri..
aku butuh semangat, aku butuh bimbingan, aku butuh kekuatan dan aku butuh penguat..

merenung, merenung, merenung..
setiap malam selalu berkutik dengan aktivitas itu, coba menemukan apa yang sebenarnya salah dari dalam diri ini..
perlahan aku mulai mencari mengapa aku begitu merasa hampa..
tidak semudah itu tapi untuk menemukan jawabannya, berlarut-larut aku menjalaninya..

HINGGA..
saat ini aku sadar, aku tau jawabannya,
aku menyadari semua ini setelah aku seperti terjatuh dari atas langit ketujuh, terhempas begitu saja, SAKIT rasanya..

dan JAWABANnya adalah karena AKU JAUH DARI-NYA..

ya kawan, sangat amat terasa katika hati jauh dari-Nya, yang ada hanyalah harapan-harapan kosong, yang ada hanya serentetan aktivitas tanpa makna dan tanpa berkah, yang ada hanya semua kepalsuan yg dibawa syaithan untuk membutakan mata dan hati kita..
sungguh aku sangat merasakan itu semua kemarin-kemarin..
hati terasa jauh dari ketentraman, gelisah, galau, bingung, bimbang..
ahhh amat terasa sia-sia sepertinya jika hidup ini dilanda rasa itu..

tapi saat ini, aku mencoba bangkit..
mencoba merangkak untuk kembali pada-Nya..
tuntun aku ya Rabb..
amiinn..


Kamis, 17 Maret 2011

air mata..

Selalu ada saat-saat dimana perasaan terasa sedemikian sesak..
Selalu ada masa ketika aku tak mampu untuk berpikir lagi tentang permasalahan dan ujian-ujian yang Allah berikan..
Selalu ada keadaan dimana aku merasa begitu futur, menderita dan membutuhkan seseorang untuk menguatkan..

Dan ketika saat-saat itu tiba, aku selalu berusaha untuk bisa menanggungnya sendiri..
Berusaha untuk menata kembali hati dan pikiran, aku bukan tipe orang yang bisa dengan mudah membagi cerita tentang keterpurukan-keterpurukan yang aku alami, biarlah aku sendiri yang mencoba menegakkan menara-menara kebahagiaan dan membuatnya menjulang lagi ke atas langit kehidupanku.. Karena ketika itu aku yakin aku miliki DIA yang slalu setia menemani, mendampingi dan membimbingku untuk menyusun keping-keping perasaan yang berserakan..
Tapi ketika aku tidak sanggup lagi melanjutkannya, bukan karena DIA berhenti membantuku, tapi DIA ingin aku tersadar bahwa DIA tlah memberiku banyak kekuatan yang DIA titipkan pada orang tua, keluarga, sahabat-sahabatku dan airmata.. DIA ingin aku berbagi, tapi sampai saat ini aku masih memilih mengambil kekuatannya yang terakhir..
melalui "AIR MATA"..
Ya.. betapa bersyukurnya aku karena Allah tlah menciptakannya dan menjadikannya bagian dari hidupku..
Aku bersyukur karena ia slalu ada disetiap rasaku, bukan hanya ketika aku terpuruk dalam kesedihan, juga ketika aku berada dalam rasa bahagia..
Ketika terpuruk ia hadir dan merembes dipipiku, menghanyutkan sakit dan lukaku, melarutkan marah dan kecewaku.. Dengan kehadirannya aku dapat menikmati setiap luka..
Ketika aku bahagia ia hadir untuk mengingatkanku agar tetap bersyukur atas semua anugerah yang diberikan-Nya itu.. Ia membersamaiku agar aku tak tenggelam dalam buncah kebahagiaan..

Semua itu membuat airmata menjadi hal yang sulit dipisahkan dari kehidupanku, bahkan mungkin juga dari kehidupan banyak orang..
Entah kenapa dari dulu selalu saja mendapat julukan 'cengeng' bahkan waktu aku SMA mendapat predikat 'Mentri Perairan', saking gampangnya untuk menangis.. Bahkan terkadang tak mengenal tempat, waktu dan kondisi..
Tapi aku tetap 'begitu sangat amat' (lebay) bersyukur karena Allah mengizinkan airmata slalu membersamaiku dalam setiap rasa..

Aku yakin bahwa sesungguhnya air mata itu adalah bekal untuk menginsafi segala kelalaian yang telah melanda diri kita, segala dosa-dosa yang telah mengkelamkan hati hingga sukar untuk menerima hidayah dari-Nya..

Jadi, aku tetap pada prinsip aku
"Keluarkanlah air mata dari persembunyiannya di balik kelopak mata.. Menetes, membasahi dan mencuci hati agar putih kembali dan semoga ia dapat meleburkan dosa-dosa yang mendatangkan ampunan dan cinta-Nya"

Aminn.. ^^

Rabu, 16 Maret 2011

bicara Cinta..

Bicara cinta..
Setiap orang pasti memiliki prinsip dan pandangan yang berbeda-beda tentang cinta..
memang tidak bisa diseragamkan, karena hal ini terkait dengan hak asasi manusia..
Yap, menurutku cinta adalah hak asasi manusia, makannya kalo ada undang-undang yang melarang manusia untuk saling jatuh cinta, tentulah itu merupakan undang-undang yang dzalim..
Dan selayaknya hak tentu ada kewajibannya..
Nah, seperti apa kewajiban mencintai itu??
Kewajibannya adalah menjaga dan menstabilkan supaya rasa itu ga berlebihan dan melebihi cinta pada Sang Pemberi Cinta..
Berlebihan disini kalo rasa itu udah ngebuat kita lupa dan jauh sama Allah..
Cinta yang membuat Pemberinya cemburu..
Padahal cinta itu kan fitrah manusia yang seharusnya menuntun manusia untuk lebih dekat dengan Allah..

Gimana caranya menstabilkannya??
Susah emang kalo udah menyangkut urusan hati..

Kalo aku pribadi, aku selalu inget kata-kata Ustadz Sallim A. Fillah di bukunya 'Agar Bidadari Cemburu Padamu'..

"Ketika seorang mukmin memaknai cintanya karena Allah, ia selalu dalam kebaikan. Ia memberi 2 arti pada kebersamaan sucinya dengan Allah. Ia merasakan penjagaan sekaligus pengawasan kekasihnya. Dengan penjagaan ia merasa aman dari segala kemudharatan, karena ia memiliki sebuah kalimat yang paling menenangkan ^Sesuatu yang haq takkan kemana, sesuatu yang luput takkan menimpa^"


gimana kata-katanya? Keren kaaann..
Dari kata-kata itu, intinya "Serahin semua sama DIA"..
Karena kita harus yakin, DIA akan memberikan yang jauh lebih baik dari apa yang sudah kita anggap baik..

Jadi, kita tidak perlu merasa tersiksa bila cinta itu tak terbalas, tak perlu gelisah bila ternyata dia yang kita cintai malah mencintai orang lain..
Atau merasa bahwa Allah itu ga sayang sama kita, ahhhh pikiran jadul banget kan itu..
padahal "Seberapapun indahnya mimpi-mimpi dan harapan kita, jauh lebih indah rencana dan ketentuan Allah untuk kita"..
Semua itu pasti akan indah pada waktunya..
Nah ini dia, manusia sering ga sabaran nunggu sampe waktu yang tepat itu datang,
padahal kalo kita bisa yakinin hati kita, semua itu adalah "KEPASTIAN CINTA yang masih TERTUNDA" pasti semuanya akan terasa baik-baik saja..
Kaya lagu Melly "Aku hanya ingin cinta yang halal, dimata dunia juga akhirat. Biar aku sepi, aku hampa, aku basi, Tuhan sayang aku"..
Itu yang penting 'Tuhan sayang aku', yang penting cinta Allah ga akan pernah luntur buat kita..

Menata, menjaga dan mempersiapkan hati untuk dipersembahkan kepada yang berhak tentunya lebih baik..
Daripada terus terkurung dalam lembah penderitaan karena cinta itu sendiri..
Semoga persiapan dan penjagaan itu menjadikan kita layak untuk bertemu pangeran dan bidadari yang Allah siapkan untuk kita..

*Untuk aku dan mereka yang sedang berteman dengan cinta..

Selasa, 15 Maret 2011

Sahabat..

Menurut kalian apa arti sahabat?? apa bedanya dengan teman??
Pasti setiap orang punya definisi yang berbeda tentang artinya..
Setiap orang pasti punya kriteria masing-masing untuk menyebutnya teman atau sahabat..
Atau mungkin ada juga yang menganggap bahwa teman dan sahabat itu sama..

Pada setiap masa dalam kehidupanku, selalu ada orang-orang yang memiliki kedudukan penting. Tentu saja itu adalah orang tua, kaka, adik, mbah putri, mbah kakung, pa'de, bude dan saudara-saudara lainnya. Tapi disini aku lebih tertarik membicarakan tentang sahabat. Yap, mereka adalah yang tidak memiliki ikatan darah dengan kita, yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, tapi ajaibnya mereka bisa jadi bagian terpenting dalam hidup seseorang..

Sejak kecil, sahabat memiliki ruang tersendiri dalam hatiku..
Mereka menempati ruangan-ruangan itu kebanyakan tidak bertahan lama, kenapa yah??
Mungkinkah karena aku yang gampang melupakan?? Atau mereka sendiri yang membuat ruangan-ruangan itu terkunci dan sulit untuk dibuka kembali?? Astaghfirullah.. bukan,, bukan..
ternyata semua itu hanya karena masalah waktu..
Mereka pergi satu persatu seiring dengan perputaran waktu dan secara tidak langsung mengharuskan memiliki kehidupan baru yang berarti juga ada kehadiran sahabat-sahabat dan aktivitas yang baru..
Memang sudah Sunatullah, setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan..
Tapi setiap kali perpisahan itu ada, ruangan-ruangan mereka selalu aku kunci rapat-rapat agar tidak ada yang menempati dan menggantikan posisinya..
Dan kuncinya slalu aku simpan agar ketika aku merindukan mereka, aku bisa masuk dan mengingat segala kenangan yang pernah kami lewati..

Dalam perjalanan persahabatan tentulah tidak akan mulus seperti yang setiap orang inginkan..
Perjalanannya mungkin akan dibumbui dengan banyak perbedaan pendapat, perbedaan visi dan misi, perbedaan cara pandang dan banyak perbedaan lainnya, tentu harus dimaklum karena kita bukanlah satu latar belakang yang dididik dengan cara pandang yang sama, kita hanyalah sekumpulan individu-individu yang berusaha untuk menyatukan beragam perbedaan..
Sulitkah?? TENTU SAJA SULIT..
Tapi seperti banyak orang bilang, semakin banyak rintangannya, ikatannya akan semakin kuat.. eummmmm..

Sahabat..
Mungkin dengan mudahnya kita dapat mencari definisi yang begitu indah, search aja di mbah google, banyak banget, ada yang mengungkapkannya dengan kata-kata puitis nan romantis, ada juga dengan kata-kata sederhana namun maknanya begitu kental terasa..
Tapi yang paling sederhana, sahabat itu adalah KEBUTUHAN JIWA..
heumm, tak ada satupun makhluk didunia ini yang tidak membutuhkan sahabat, bukan hanya manusia yang dianugerahi dengan akal, tapi makhluk lain pun memiliki kebutuhan yang sama.. Hanya saja banyak yang gengsi untuk mengekspresikan kebutuhan itu..

Dari sahabat kita dapat menemukan berbagai karakter, menemukan berbagai sifat manusia, seperti pelangi yang memiliki berbagai macam warna namun tetap indah terlihat. Begitu pula sahabat, berbagai macam perbedaan itu ada untuk saling melengkapi, untuk saling mengisi kekosongan-kekosongan yang ada pada sahabatnya yang lain..


Yang terasa paling sulit dari sebuah persahabatan ialah rasa untuk MENGERTI dan DIMENGERTI..
Sungguh sulit, itu pengalaman pribadi..
sulit memang menumbuhkan rasa itu, karena terkadang rasa egois justru jauh lebih besar.. Tapi jika memang persahabatan itu diniatkan karena-Nya, tentu DIA banyak memberikan kemudahan dan melunakkan hati kita.. Dan lagi-lagi itu pengalaman pribadi..
Aku benar-benar pernah merasakan bagaimana nikmatnya berukhuwah, bukan pernah tapi rasa itu bahkan terasa sampai saat ini, disetiap detik-detik perjalanan kehidupanku, aku merasakan kekuatan ukhuwah itu, merasakan kehadiran mereka, dan aku benar-benar bersyukur Allah telah menghadirkan mereka untukku..

Saat ini kami sedang menjalani kehidupan masing-masing, berjuang mewujudkan setiap mimpi yang pernah kami ceritakan bersama..
Berjuang di tempat yang berbeda, dipisahkan oleh jarak..
Dan aku tahu, dalam setiap detik, disetiap tetesan keringat, setiap kelelahan fisik dan pikiran kami, ada ridho-Nya, ada kekuatan ukhuwah kami yang akan menjadi pundi-pundi semangat..
Masing-masing dari kami adalah penghibur ketika ada yang terluka, penenang jiwa ketika ada yang kecewa, pembangkit keyakinan ketika dilanda keraguan, jalan kebahagiaan ketika ada yang gelisah dan cahaya harapan ketika ada yang berada dalam kegelapan..

Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui kelemahan kami masing-masing, lalu memberikan kekuatan..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui kelebihan satu sama lain, lalu memberikan dukungan..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui masalah yang ada, lalu memberikan bantuan dan pengertian..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui kesedihan yang dialami, lalu memberikan kegembiraan..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui cita-cita masing-masing dari kami, lalu memberikan semangat dan dorongan..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu mengetahui kealpaan masing-masing diri, lalu memberikan peringatan dan petunjuk..
Mereka dan aku bukanlah yang selalu ada saat bahagia dan tetap bersama saat berduka..
Bukan, bukan itu semua, mereka dan aku hanya manusia biasa, bukan seseorang yang sempurna, bisa salah dan tak selalu seperti yang kita inginkan. Jadi, saling menerimalah apa adanya..

"Ukhuwah yang terbina diantara kami biarlah seperti seuntai tasbih, ada awal tapi tiada akhir. Diciptakan untuk mengingat-Nya, disusun demi mengharap ridho-Nya"

"Ukhuwah adalah telaga bagi batin yang rindu akan cinta sejati, tempat jiwa berlabuh untuk saling menguatkan, memberi dan berbagi, didalamnya ada lantunan syahdu yang tulus, yaitu DO'A penuh cinta karna Allah.. Semoga Allah selalu mempersatukan jalinan ukhuwah ini, amin"


Suratan Tuhan kita disini menapaki cerita bersama
Cinta berkawan karna sehati dalam kasih Illahi
Tepiskan hal yang berbeda agar kisahmu teramat panjang
Simpan rapi harapan berkawan selamanya..


^Untuk MEREKA yang jauh dimata dekat dihati.. Bukan sesuatu yang berharga memang^

Senin, 14 Maret 2011

Penyakit yang sering dialami perempuan..

Nangisuitis
Penyebab : Akibat terlalu sensitif.
Tanda dan gejala : bibir cemberut, mata kedip-kedip, mata bengkak, sapu tangan banjir, hidung meler, sering mengurung diri.
Komplikasi : terserang penyakit Curhatitis A.
Pengobatan : Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba.

Curhatitis B
Tanda dan gejala : Bawaannya ingin bicara terus.
Komplikasi : rahasia orang lain bisa bocor, terkena Nangisuitis.
Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitis pada orang yang tepat, terutama pada Tuhan.

Shooping Syndrome
Tanda dan gejala : pengen jalan mulu, mata melotot.
Komplikasi : lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4(parah banget) dompet orang tua ikut menipis.
Pengobatan : Coba minum hematcold atau tablet PD (Pengendalian Diri).

Cerewetitis
Lebih parah dari Curhatitis B
Tanda gejala : bicara tidak mengandung titik koma, bicara muncrat.
Komplikasi : telinga tetangga bisa budek, dada orang-orang disekitarnya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus.
Pengobatan : Lebih sering minum pil dengar dan pengurangan dosis tablet bicara.

Lamanian Dandanotis
tanda gejala : Selalu ingin diam depan cermin, tangan kiri gatal-gatal ingin pegang sisir, tangan kanan kram-kram ingin teplok-teplok pipi menggunakan bedak.
Komplikasi : menor, telat, orang yang menunggu berkarat, gak kebagian makanan.
Pengobatan : Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Untuk pria minum Toleransipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum makan.

Cemburunotomy
Tanda gejala : muka lonjong, tangan mengepal, ahli menukik.
Pengobatan : minum obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, Pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.

Ngambekilation
Gejala : hampir sama dengan Cemburubotomy.
Pengobatan : Minum Sabaron dan Bersyukurinis.


Haduuhh, jadi perempuan itu unik yah..
Liat aja penyakit-penyakit yang sering dialaminya.. wkwkwkwkwk
^.^

Sabtu, 26 Februari 2011

Pembelajaran Luar Biasa

Bagaimana perasan kita saat menghadapi anak-anak yang tidak pernah bisa diam, suka berantem, ribut terus, cerewet??? pastilah sebagian besar kita merasa jengkel, sebel dan juga ingin marah. Kepala serasa ingin pecah dibuatnya..


heummm itulah yang aku rasakan sekitar setahun kebelakang, semenjak kepindahan ayah ke Palembang dan saat ini pindah lagi ke Banda Aceh itu semua menuntut ibu untuk pindah juga mendampingi ayah.. Maklumlah ayah aku adalah seorang TNI yang harus dengan rela kapanpun dan dimanapun ditugaskan.
Dan selama setahun itulah aku banyak belajar tentang kehidupan seorang ibu yang sesungguhnya, bagaimana cara mengurus rumah, mengurus adik, mengurus makan mereka, mengurus sekolah mereka. Haduuuuuhhh awalnya memang terasa amat sangat berat, terasa berat untuk seorang 'aku' yang tidak terbiasa jauh dari orang tua, dan dikenal sebagai 'anak manja'.

Diamanatkan untuk menjaga 2 adik laki-laki yang masih bersekolah di Sekolah Dasar..
Tentu banyak orang sudah tahu bahwa diusia seperti itu, mereka sering sekali mengekspresikan sesuatu dengan hal dan cara yang aneh, yang terkadang membuat jengkel..
Sering sekali, bahkan setiap hari, aku selalu belajar untuk menahan dan mengalahkan rasa jengkel itu, susah memang, heheheee *kakak macam apa ya aku????
sehari, dua hari, satu minggu, satu bulan bahkan sekarang sudah lebih dari satu tahun semua keadaan itu aku jalani, aku mulai terbiasa dengan semua itu.

Mulai terbiasa sebelum kuliah memandikan adik yang kecil untuk berangkat sekolah,
mulai terbiasa setiap hari mengurusi keuangan mereka,
terbiasa setiap hari lebih dari 5 kali ditelpon ibu untuk menanyakan keadaan rumah,
terbiasa juga setiap pulang kuliah ditelpon "pulang jam berapa?" "Ada rapat apa?" "Jangan pulang malem ya kasian adenya ga ada temen !"
terbiasa dan terbiasa dengan banyak hal lainnya.

Alhamdulillah, memang harus disyukuri kan?? hikshiks hheeeee
memang harus disyukuri karena secara tidak langsung Allah sudah memberikanku "training GRATIS", training buat apa coba?? ya buat jadi seorang IBU..
selain itu juga, semoga sedikit perjuanganku untuk menggantikan tugas ibu ini, bisa sedikit membalas berjuta bahkan bermilyar-milyar perjuangan ibu saat membesarkanku dulu, meskipun mungkin yang terbalaskan bisa diibaratkan dengan setetes air atau setetes airpun mungkin terlalu banyak..

Mungkin saja kenakalan-kenakalan adik-adikku itu adalah gambaran masa kecilku..
bisa jadi aku pun sejahil dan senakal mereka, bahkan mungkin lebih jahil lagi..
Bisa sedikit aku ingat, betapa menyenangkannya main lumpur, betapa menyenangkannya bermain sepeda sampai kaki lecet-lecet, betapa menyenangkannya bermain dengan semua perabot rumah tanpa berniat membereskannya lagi, betapa menyenangkannya bermain hingga baju putih pun bisa berubah menjadi hitam..
Andai saja bisa mengingat semuanya, mungkin keadaan seperti sekarang bisa lebih dimengerti.
Sayangnya, memoriku terbatas hingga sebagian besarnya telah menguap bersama waktu dan akhirnya aku terlalu banyak menuntut adik-adikku bersikap seperti orang dewasa dan memenuhi segala keinginanku

Anak-anak, betapapun dan seperti apapun mereka adalah tetap anak-anak. Mereka memiliki energi lebih dan imajinasi yang luar biasa dan kadang diluar apa yang dipikirkan orang dewasa. Mereka memiliki cara pandang yang berbeda dengan orang dewasa.


Semoga semua keadaan yang diamanatkan ini bisa menjadi pembelajaran dan bekal luar biasa, pembelajaran untuk menjadi kakak yang baik, pembelajaran menjadi sesosok wanita yang mandiri, pembelajaran menjadi anak yang berbakti, dan menjadi bekal yang akan aku bawa jika kelak diberi kesempatan untuk memiliki keluarga sendiri, hheee
semoga dan semoga, AMIN.. :))

Selasa, 22 Februari 2011

Untuk sahabatku "KR"..

Innalillahi wa inna ilaihi raaji'un
"Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali pada-Nya".

sungguh seperti mendengar halilintar yang begitu keras, menyayat hati dan membuat kaki ini lemas seketika..
"KEMATIAN" yah, siapa yang mengetahui akan kedatangannya.. tak ada kecuali DIA yang menggenggam nyawa manusia..
bagitu pula seperti apa yang dialami sahabatku, mendengar kematian orang yang sangat dikasihi, tentulah amat berat..
seperti tak ada firasat dan tanda apa-apa, tiba-tiba kabar mengejutkan itu seakan dengan hebat menggetarkan gendang telinga..
tapi itulah misterinya, bisa kapanpun, dimanapun dan dalam keadaan sehat pun, ia bisa datang..

tidak mudah memang untuk menyadari bahwa apa yang bukan menjadi hak kita tak perlu kita tangisi..
tapi menangis itu memang wajar, aku saja yang mungkin tidak berada di posisi seberat dia, airmata ini sulit untuk dibendung.
Padahal ketika pertama bertemu di rumahnya aku melihat dia begitu kuat, yah, seperti itulah seorang muslimah yang agama nya begitu kuat, ia bisa berusaha tegar dan slalu berusaha ikhlas atas ketentuan Rabb-nya..
meskipun aku tau dalam hatinya ia begitu terpukul..
tapi aku salut ia begitu bisa mengontrol emosinya, setidaknya dihadapan kami sahabat-sahabatnya..
aku salut akan kekuatannya, salut akan ketegarannya, salut akan kemampuannya untuk berusaha tidak meratapi kepergian ayah terkasihnya, itu semua karena ada ALLAH dihatinya, aku tau dia begitu yakin bahwa Allah adalah sebaik-baik tempat kembali..

kadang selalu terpikir untuk memposisikan diri pada posisinya,
Ya Rabb apa aku akan sekuat dia, apa aku bisa berusaha untuk tegar menerima semuanya???
mungkin jawabanya belum tentu..
itulah mengapa aku begitu salut pada sahabatku itu..

Sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat terguncangnya jiwa masih ada setitik cahaya dalam kalbu untuk merenung, bahwa sebaik-baik tempat kembali adalah 'DIA'. Sungguh sangat beruntung bila masih ada kekuatan untuk melangkahkan kaki menuju majlis-majlis ilmu, majelis-majelis dzikir yang akan mengantarkan pada ketentraman jiwa.
dan aku yakin itulah SAHABATku..

Selamat jalan pak. Insya Allah engkau akan putih suci dan akan tetap semerbak sampai terminal akhirmu. Menghadap Allah dan memenuhi panggilan-NYA. Sebening cinta dan setulus do’a akan tetap tersemat dibatin kami, meski engkau datang di tengah-tengah kami untuk pulang menghadap Illahi.
Sahabatku, kuat ya sayang..

lagu edcoustic ini mewakili apa yg sebenarnya ingin aku sampaikan padanya..

Dunia ini masih seluas yang kau impikan
Tak perlu kau simpan luka itu
Sedalam yang kau rasa

Memang ada waktu
Agar kau bisa kembali semula
Percayalah padaku
Kita kan bisa melewatinya

Jangan bersedih oh kawanku
Aku masih ada di sini
Semua pasti kan berlalu
Aku kan selalu bersamamu

Jalan hidup tak selamanya indah
Ada suka ada duka
Jalani semua yang kau rasakan
kita pasti bisa

Minggu, 23 Januari 2011

SIMPATI

Aku sempat membaca sebuah puisi yg isinya begitu menyentuh,, entah siapa yang membuatnya aku juga lupa dimana aku menemukan puisi ini, tapi siapapun yang membuatnya semoga Allah selalu melindungi dan menyayanginya, amiinn..



Wahai Ukhty…

Karena aku mencintaimu, maka aku ingin menjagamu

Karena aku mencintaimu, aku tak ingin terlalu dekat denganmu

Karena aku mencintaimu, aku tak ingin menyakitimu



Karena cintaku padamu,

Tak akan kubiarkan cermin hatimu menjadi buram

Tak akan kubiarkan telaga jiwamu menjadi keruh

Tak akan kubiarkan perisai qolbumu menjadi retak, bahkan pecah



Karena cinta ini,

Ku tak ingin mengusik ketentraman batinmu,

Ku tak ingin mempesonamu,

Ku tak ingin membuatmu simpati dan kagum,

Atau pun menaruh harap padaku.



Maka biarlah…

Aku bersikap tegas padamu,

Biarlah aku seolah acuh tak memperhatikanmu,

Biarkan aku bersikap dingin,

Tidak mengapa kau tidak menyukai aku,

Bahkan membenciku sekali pun, tidak masalah bagiku….



Semua itu karena aku mencintaimu,

Demi keselamatanmu,

Demi kemuliaanmu..


subhanallah..
smga 'dia' yang udah Allah siapin bwat aku = kaya gitu..
amiinn..
dan smga hati ini juga slalu terjaga untuk-Nya dan 'nya-nya' yang lainnya (yang halal tentunya)
^^

untuk anak gadisku..

Masa anak2 cuma sebentar..
Rasanya baru beberapa waktu yang lalu mamah melahirkan kamu,mengajari kamu berjalan,mengenalkan kamu pada lingkungan..

baru kemarin mamah menggendongmu dengan nyanyian2 merdu,matamu mengejap2 bahagia,tertawa bermain bersama mamah..


Baru saja mamah antar kamu masuk sekolah Taman Kanak-kanak..
Kamu genggam erat tangan mamah.. sangat erat hingga mamah dapat merasakan kekhawatiranmu berada di lingkungan baru,punya teman2 baru,belajar bernyanyi dan menari..


Rasanya baru kemarin nak,
tak terasa sekarang kamu sudah menjadi seorang gadis dewasa,
mamah tak pernah membayangkan akan secepat ini waktu berlalu..


Pada saatnya nanti kamu akan bertemu seseorang yg kamu sayangi selain mamah dan papah, kamu akan lebih memilih menghabiskan waktumu dengan org yg kamu cintai nak..

Tidak apa-apa,kami orang tua cukup memahami kondisi ini karena kami juga dulu pernah muda.. tapi hanya satu pesan mamah nak..


Pandai-pandailah membawa diri,diluar sana banyak sekali orang-orang yg tidak kamu kenal dengan baik..


Anak ku sayang,atas nama cinta dan sayang seorang perempuan bisa melupakan dosa atas suatu perbuatan.. jangan nak.. ada Allah yg Maha melihat..


Kenikmatan itu hanya sekejap engkau rasakan,hanya sebentar..
tapi akibat yg kamu tanggung adalah untuk seumur hidupmu.


Anak gadisku sayang..

kita ini perempuan,harus bisa menjaga kesucian diri,jika kita biarkan orang lain merenggutnya,maka derita itu akan kita bawa seumur hidup kita..


Berfikirlah panjang sebelum berbuat nak,semua ini mamah sampaikan karena mamah tak ingin anak mamah menderita, mamah ingin engkau bahagia..


sehingga jika Allah memanggil mamah kelak..
mamah dapat meninggalkanmu dengan senyum kebahagiaan..
:((

Jumat, 21 Januari 2011

Berani menCINTAi - berani meNIKAHi..

Berani Mencintai, Berani Menikahi. Yo, siapa yang siap????


Sadar gak ya, selama ini mudah kita mencintai.. Namun kita tak berani untuk mengambil langkah pasti?

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah merupakan persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya. Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar.. Lalu apa?

Kalau kita berani mencintai, sejatinya kita sedang belajar untuk bertindak dewasa. Mengapa? Karena MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani. Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya.

Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya? Harus ada ‘Komunikasi dua arah’, ‘Ada kerelaan mendengar kritik’, ‘Ada keikhlasan meminta maaf’, ‘Ada ketulusan melupakan kesalahan,dan Keberanian untuk mengemukakan pendapat’.

Sekali lagi, apa sudah selesai sampai disini saja dalam hal cinta-mencintai? Salah.


Ketika memutuskan untuk siap mencintai, selanjutnya kita harus bersiap memasuki pintu gerbang cinta yang sebenarnya. Ya. gerbang itu bernama PERNIKAHAN. MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.

MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuhnya cinta, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil……

MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kan diuji sejauh mana pembuktian cinta mereka yang sebenarnya.

Karena MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan kita. Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana kita bisa memahami orang lain…?? Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana kita bisa memperhatikan pasangan hidup…??

Karena MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk ‘Menerima’ apa yang ada dan apa adanya.

Siapa yang berani mencintai, maka harus bersiap untuk menikahi...


Bukankah dengan menikah, mereka akan disejajarkan Rasululloh SAW dengan mujahid fii sabilillah yang dijanjikan akan mendapat pertolongannya! Karena kata beliau, tiga golongan yang menjadi keharusan Alloh untuk membantu mereka adalah orang yang menikah untuk memelihara kesucian diri, budak yang hendak membayar kemerdekaan dirinya, dan orang-orang yang berperang di jalan Alloh. [HR Ahmad, Turmudzi, an-Nasa'i dan Ibnu Majah]


Tuh… Subhanallah khan? Nunggu apa lagi! Kalau udah siap lahir bathin, ikrarkan cinta dengan menikah saat ini! Jangan beraninya cuma bermain cinta sembunyi, diam-diam tapi gak punya nyali...
*Peace ^_^

[ini aku dapet dari message seorang kawan di FB]